Ini Dia Isi Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang

poker deposit pulsa

Hukum Judi Poker Menurut UUD – Poker merupakan kegiatan bermain yang menggunakan kartu remi sebagai media dalam permainannya. Maka, jika seseorang melakukan judi poker, maka secara jelas dia melakukan taruhan berupa harta atau benda seperti uang ketika melakukan permainan kartu tersebut. Kegiatan judi poker ini pun kini tak hanya dilakukan secara nyata saja, namun juga secara online melalui dunia maya.

Kegiatan bermain judi poker atau kartu remi sejatinya telah dilarang oleh agama. Karena dari sinilah pemerintah pun turut ikut andil dan melarang kegiatan judi poker atau kartu remi dilakukan oleh warga negara, khususnya di Indonesia. Dengan begini maka secara jelas barangsiapa yang melakukan kegiatan judi poker baik secara online maupun fisik, maka telah melanggar ketentuan hukum agama serta negara yang berlaku.

Di Indonesia, kegiatan judi situs idn poker online baik secara fisik maupun virtual dalam dunia maya dianggap sebagai tindakan kriminal dan juga kejahatan, apapun alasannya. Perlu dipahami, meskipun sama-sama dianggap sebagai tindakan kriminal dan juga kejahatan, namun dalam proses hukumnya, kegiatan judi yang dilakukan secara fisik dan maya akan diproses secara berbeda. Ini dikarenakan landasan hukum antara keduanya yang berbeda.

Landasan hukum untuk kegiatan judi secara fisik diatur dan tertera di dalam Pasal 303 dan 303 bis KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan UU No. 7 Th 1974 yang membahas Penertiban Perjudian. Isi dari hukum judi poker menurut undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian menyatakan semua tindak pidana perjudian dianggap sebagai tindak kejahatan. Karena itu, Pasal 542 KUHP yang menyatakan bahwa judi di jalanan umum dianggap dan dinyatakan sebagai suatu pelanggaran telah diubah menjadi suatu bentuk kejahatan dan menjadi Pasal 303 bis KUHP.

Judi menurut Pasal 303 ayat 1 yang berlaku akan berisi akan mengancam para pelaku yang melakukan kegiatan perjudian tersebut. Ancaman tersebut diantaranya adalah hukuman penjara paling lama selama 10 tahun, atau diganti dengan denda uang sebanyak dua puluh lima juta rupiah. Hukum ini berlaku untuk para bandar judi poker yang menyelenggarakan, para peserta yang ikut serta dalam permainan judi poker, dan siapa pun yang terbukti dalam kegiatan judi poker tersebut.

Sedangkan menurut Pasal 303 bis ayat 1 berisi ancaman tentang hukuman penjara paling lama yakni selama empat tahun. Atau bisa juga diganti dengan membayar denda kepada pemerintah sebanyak sepuluh juta rupiah. Ketentuan ini berlaku jika pelaku terbukti menggunakan kesempatan untuk memasang taruhan dalam kegiatan perjudian tersebut.

Jadi, jika dilihat Pasal 303 dan Pasal 303 bis KUHP, ini menjelaskan tentang pengertian tentang judi dalam pandangan KUHP serta hukuman yang akan didapatkan oleh para peserta yang bermain ataupun turut campur tangan di dalam kegiatan judi tersebut. Inilah yang menjadi dasar hukum judi poker menurut undang-undang.

Judi jika menurut Pasal 303 ayat 3 yang berlaku secara singkat dapat diartikan sebagai kegiatan permainan yang mengharapkan untuk menang dengan bergantung kepada nasib dan untung-untungan saja. Untung-untungan ini didasarkan karena pengalaman sebelumnya, atau sekedar firasat baik semata. Judi sangat identik dimana adanya kekalahan dan juga kemenangan di salah satu pihak. Kemenangan di salah satu pihak akan membuat pihak lainnya merasa dirugikan.

Sedangkan untuk perjudian secara online, virtual, atau dilakukan di dunia maya, maka diatur dalam Pasal 27 ayat 2 UU No. 11 Th 2008 yang membahas Informasi dan Transaksi Elektronik atau dikenal UU ITE sebagaimana yang telah diubah menjadi UU No. 19 Th 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Th 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dengan beberapa landasan hukum tersebut, maka sangat jelas, tindakan judi baik secara fisik maupun online dilarang dilakukan. Baik agama maupun pemerintah, sudah sama-sama memutuskan bahwa kegiatan poker judi merupakan salah satu bentuk tindakan judi, dan haram hukumnya serta merupakan tindakan kriminal juga kejahatan jika dilakukan oleh seseorang maupun berkelompok. Hukuman yang akan diberikan oleh para tersangka nantinya biasanya berupa denda yang diharuskan dibayar pada nominal tertentu serta kurungan dalam penjara di bawah 5 tahun penjara, disesuaikan dengan hukum judi poker menurut undang-undang yang telah disebutkan sebelumnya.

Leave a Reply